Pages - Menu

Rabu, 22 Maret 2017

[EVENT] An ExquisiTea: Tea Pairing Session with Peter Kuruvita at Dilmah t-Lounge


Hi Eaters.

Kalian penggemar teh, atau suka minum teh? Well, saya sih jujur lebih ke arah coffee person ya, tapi teh selalu jadi pilihan saya kalau sedang menyantap makanan di restoran ataupun di food vendors pinggir jalan. Menurut saya teh lebih efektif untuk palate cleansing ketimbang air putih. So, anytime is tea time. Setuju? Tentu juga teh punya khasiat yang menyehatkan badan apabila dikonsumsi secara teratur. Jadi bisa dibilang juga saya ini loversoftea hehe.
Nah, kebetulan pula pada hari Selasa kemarin saya diundang nih ke acara An ExquisiTea: Tea Pairing Session with Peter Kuruvita di Dilmah t-Lounge. Boleh dibilang ini sebuah experience yang langka untuk saya bertemu dengan seorang Celebrity Chef yang saya kagumi. Mau tahu gimana keseruan acaranya? Scroll trus ke bawah ya!






Acara ini sendiri berlangsung di Dilmah t-Lounge yang ada di resto Huize van Wely at The Papilion, Pacific Place. Boleh dibilang ini adalah salah satu tea lounge yang eye-candy banget ya, enak untuk dilihat dan didekorasi cukup menarik. 
Selain bisa menikmati beragam kreasi minuman dari bahan dasar Dilmah tea, disini pun kita bisa menikmati berbagai hidangan dari Huize van Wely yang menawarkan menu-menu internasional dan juga lokal yang pastinya delicious. Sstt.. resto ini sudah cukup terkenal dengan dessert dan pastry yang memanjakan lidah lho!



Sedikit cerita mengenai Dilmah tea nih guys.
Dilmah adalah perusahaan teh yang didirikan oleh Merill J. Fernando yang berbasis di Sri Lanka. Beliau ini pada waktu itu sangat concern melihat teh komoditas Sri Lanka dimonopoli oleh perusahaan-perusahaan besar dan tidak memberi keuntungan secara signifikan kepada para petani kebun teh lokal Sri Lanka. Nah, beliau ini lalu memutuskan mendirikan brand Dilmah, dengan daun teh yang dipetik, dikemas dan disempurnakan sehingga menghasilkan citarasa yang kaya dan alami. Luar biasa ya, guys?
Nama 'Dilmah' sendiri diambil dari penggabungan dua nama dari putra-putra Merill yang bernama Dilhan dan Malik. Dan kedua putra tersebut kini juga memegang posisi khusus di Dilmah. Di masa kini, Dilmah telah bertransformasi menjadi brand teh ternama di dunia tanpa meninggalkan kejujuran berkarya, yaitu menghasilkan teh alami terbaik dengan kualitas yang tidak perlu diragukan.
Salah satu putra Merill, yaitu Dilhan, mencetuskan pada tahun 2003 ketika ia bertemu dengan Chef Peter Kuruvita: "making tea inspired dishes". Chef Peter pun merasa ide itu sebagai ide yang bagus lalu beliau sejak itu konstan bereksperimen membuat masakan-masakan lezat yang menggunakan teh sebagai salah satu bahannya. Istilah kerennya: Cooking With Tea atau Masak Dengan Teh.




Kalau kalian suka menonton program kuliner di cable television, tentu tidak asing dengan sosok di atas nih, guys. Yup, Chef Peter Kuruvita, seorang Celebrity Chef yang piawai mengolah masakan Sri Lanka di program-program TVnya.
Chef Peter Kuruvita ini juga adalah Tea Ambassador dari Dilmah tea, guys!
Chef kelahiran 1963 ini memang memiliki darah Sri Lanka dari sang ayah, selain memiliki darah Austria dari sang ibu. Besar di London, Chef Peter telah menggeluti dunia masak sejak berusia 15 tahun! Hebat ya! Dan kini beliau sudah memiliki 3 restoran, 2 di Fiji dan 1 di Australia. Nah di acara kali ini Chef Peter akan berinovasi untuk memilih beberapa pilihan menu spesial dari Huize van Wely, yang akan dipairing dengan beberapa pilihan teh Dilmah. Ini akan membantu saya untuk mendapat knowledge tentang bagaimana mempadu-padankan makanan dengan teh.



Sebelum acara Tea Pairing Session dimulai, saya mendengarkan kata sambutan dari Ibu Eliawaty Erly sebagai perwakilan dari PT. David Roy Indonesia as the only distributor for Dilmah in Indonesia and caters Indonesian Hotel and cafe food and beverage service.
Sebenarnya ini kali kedua saya bertemu dengan beliau. Saya ingat pertama bertemu di event Dilmah High Tea, dan keramahan beliau masih sangat terngiang di benak saya. It was nice to see you again Ms. Eliawaty Erly.










Di beberapa sudut dan tempat dalam ruangan juga didisplay beragam teh dari Dilmah. Saya cukup amaze mengetahui ternyata Dilmah memang memiliki begitu banyak varian teh, yang menunjukkan kalau Dilmah memang terus berinovasi untuk membuat varian-varian baru yang unik.



Salah satu jenis varian yang unik adalah Dilmah Silver Jubilee Series. Ini adalah rangkaian teh yang dibuat untuk merayakan 25 tahun (perayaan perak) Dilmah berkiprah untuk menghasilkan teh terbaik. Nah seri Dilmah Silver Jubilee ini memiliki 18 jenis teh dengan rasa yang tentunya unik dan berbeda dengan varian teh Dilmah yang reguler. Boleh dibilang ini adalah Gourmet Tea-nya Dilmah, guys. Wajib dicoba yang Ceylon Tea nih.


Balik lagi ke acaranya. Saya berkesempatan mencoba Tea Pairing, 3 menu savory dan 3 menu sweet dari Huize van Wely. Menu-menu pairing ini adalah pilihan menu rekomendasi dari Chef Peter dan tentunya bisa dinikmati di t-Lounge dan dijamin membuat teatimerocks hahaha.




Dimulai dengan menu savory. Para tamu disajikan testing plate menu tentunya ditemani teh-teh pilihan dari Dilmah yang direkomendasikan Chef Peter. Para tamu disarankan memulai berurutan dari kanan ke kiri, dengan teh Dilmah dengan rasa paling strong ada di paling kiri.


Menu savory pertama yaitu Angel Hair Pasta with Blue Crab dipairing dengan teh Jasmine Pear Dragon White Tea. Angel hair pasta sendiri merupakan salah satu jenis pasta kesukaan saya karena bentuknya yang tipis sehingga tidak membuat begah dalam satu suapan. Menu ini sendiri cukup enak ya dan rasanya memang cenderung light dan menggunakan basil cream sebagai sausnya. Teh Dilmah varian Jasmine Pear Dragon White Tea itu pun mempunyai rasa yang light sehingga menurut saya sangat pas karena satu sama lain saling compliment dan tidak ada yang menenggelamkan rasa dari yang lainnya.


Menu savory kedua merupakan menu bercitarasa lokal khas Indonesia, yaitu Ayam Sambal Matah yang dipairing dengan teh Dilmah Chamomile Tea. 
Menu yang kaya rempah ini pun rasanya tidak terlalu pedas seperti sambal matah yang biasa saya coba, namun aroma dan rasa rempahnya enak juga, dan pilihan Chamomile Tea menurut saya juga pas, karena teh ini mempunyai aroma dan rasa floral yang juga meninggalkan aftertaste yang nikmat dan menyeimbangkan rasa dari rempah pada Ayam Sambal Matahnya.


Menu savory terakhir juga merupakan menu bercitarasa lokal. Bakso yang dipairing dengan teh Dilmah Brilliant Breakfast Tea. Menu ini cukup pedas dan mempunyai aftertaste yang kuat untuk palate saya. Nah sedangkan pilihan teh Dilmah Brilliant Breakfast Tea mungkin adalah jenis teh kesukaan saya. Ya jujur saya memang menyukai jenis teh dengan rasa yang strong seperti ini. Sejak kecil memang orangtua saya yang notabene adalah peminum teh memang sering menyeduh teh dengan rasa strong seperti ini, jadi saya rasa ini seperti sebuah kebiasaan sehingga kemudian menjadi kesukaan saya pada teh sejenis ini.
Rasa teh yang strong ini menurut saya mampu menghapus rasa pedas yang ditinggalkan sebagai aftertaste dari menu bakso tersebut.



Nah berikutnya lanjut ke menu sweet dari Huize van Wely. Pastry yang berdesain cantik ini pun disandingkan dengan pilihan varian teh rekomendasi dari Chef Peter Kuruvita.
Kembali para tamu dianjurkan memulai dari kanan ke kiri, dengan teh yang memiliki rasa paling strong ada di paling kiri.



Menu sweet pertama adalah Mini Vlatjee Aardbei yang dipairing dengan teh Dilmah Sencha Green Tea. Mini tart cake dengan topping buah strawberry segar ini ternyata memiliki rasa manis yang masih wajar. Saya cukup suka sih dengan dessert ini, terutama mengingat kalau saya tidak terlalu menyukai dessert yang kelewat manis. Jadi ini merupakan dessert dengan perfect sugary level buat saya. 
Kalau kalian tidak familiar dengan teh Sencha, nah ini merupakan sejenis teh hijau Jepang. Rasanya memang layaknya Japanese green tea ya cukup ringan tapi segar. Ini memang cocok dipairing dengan dessert yang ada unsur buah-buahannya nih guys.



Menu sweet yang kedua adalah Mini Chocolate Crunchy yang dipairing dengan teh Dilmah Moroccan Mint Green Tea. Kalau untuk coklat sih tidak diragukan ya, the whole world loves it. Dessert ini walaupun terlihat simple tapi rasanya enak lho guys, dan saya suka sekali dengan tekstur lembut dan creamy dalam dessert ini, yang tentunya pas dicombine dengan crunchy texture dari pie crustnya.
Teh Dilmah Moroccan Mint Green Tea yang disajikan pun memiliki rasa mint yang pas, dalam arti tidak terlalu strong. Buat saya sendiri ini sangat baik karena teh dengan rasa mint yang terlalu powerful akan menenggelamkan rasa sweet dari coklat dan tentunya seperti minum balsem. Setuju? Teh Dilmah Moroccan Mint Green Tea ini pun direkomendasikan Chef Peter untuk dipairing dengan semua jenis dessert berbahan coklat.
Anyway, kombinasi coklat dan mint sendiri menurut saya sudah seperti a classic duo. Coklat sendiri pun dikombinasikan dengan apapun tentunya cocok-cocok saja, tapi dengan mint terasa lebih nikmat. Seperti kembali ke masa kecil dimana kita biasa menikmati permen mint dengan filling coklat. Aahh..the good old days...



Menu sweet yang terakhir (hikss...) adalah Mini Moorkop yang dipairing dengan teh Dilmah Lapsang Souchong. Morkoop sendiri adalah sejenis pastry/profiterole yang diisi dengan whipped cream dan permukaannya dilapisi dengan coklat. 
Dessert ini pun enak dan memiliki konsistensi tekstur yang baik. Filling/isian whipped creamnya pun enak dan creamy, serta tidak terlalu overly sweet.
Untuk teh Dilmah Lapsang Souchong ini termasuk yang saya suka. Kalau kalian sudah baca di atas, saya menyukai teh yang strong, nah ini adalah rasa yang pas buat saya. 
Nah kalau untuk dua dessert sebelumnya dipairing dengan teh Jepang berjenis teh hijau, yang kali ini dipairing dengan Chinese tea yang berjenis teh hitam. Teh hitam memang kesukaan saya karena rasa yang strong dan tekstur yang pekat.



Setelah rangkaian acara Tea Pairing Session selesai, saya dan para tamu lainnya pun menyempatkan diri untuk melakukan photoshoot produk Dilmah dan tentunya tak lupa berfoto bersama. Tak lupa saya sedikit menyelinap di belakang supaya bisa berdiri dekat idola saya, Chef Peter Kuruvita.
Banyak pengetahuan yang saya dapat di acara ini. Oleh karena itu saya ingin mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada David Roy Indonesia, Dilmah Tea, Chef Peter Kuruvita, dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaran acara ini untuk kesediaannya mengundang saya. Semoga bisa bertemu kembali di event Dilmah Tea berikutnya.

Keep on chewing!



Jazzy Dee


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Dilmah t-Lounge at Huize van Wely
The Papilion
Pacific Place Level #G-20
Ph:(+6221) 579 73645
Sudirman Central Business District 
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12190

Dilmah, Dilmah tea, Ceylontea, loversoftea, Delicious, tlounge, t-lounge by dilmah, teatimerocks, anytime is tea time, experience, teaInspired, teainspired_id, AnExquisiTea, DilmahSilver Jubilee Series, Cooking With Tea, Indonesian Hotel and cafe food and beverage service, Funcooking, Masak dengan teh

1 komentar: