Pages - Menu

Selasa, 18 Februari 2014

Cold Stone Creamery

Ice Cream secara generik adalah makanan kesukaan tiap orang. Siapa sih yang pernah bilang benci ice cream? Kecuali mereka yang lactose-intolerant, sepertinya ice cream itu adalah everybody's favourite sweet tooth. Iya kan?

Restoran-restoran pun mulai menyajikan ice cream sebagai menu dessert sebagai complementary main course. Tapi banyak juga ditemukan restoran-restoran yang mulai menjadikan si sweet tooth ini menjadi the main event.

Cold Stone Creamery adalah salah satu dari restoran tersebut. Walaupun mereka juga menjual minuman seperti coffee, tea, atau shakes, tapi the star of the show tetaplah ice cream.

Saya berkesempatan mengunjungi salah satu outlet mereka yang berlokasi di Mal Kota Kasablanka. Berlokasi di lantai LG mal tersebut, Cold Stone sangat mudah ditemui.

Didominasi warna merah di dinding, serta hitam dan coklat untuk meja, bangku dan stool. Jumlah pelayannya tidak terlalu banyak, hanya sekitar 4 orang. Tapi yang menyenangkan adalah keramahan dari para pelayannya yang melayani dengan senyum, bahkan menjawab pertanyaan-pertanyaan pengunjung tentang ice cream yang dijual.
Untuk area seating tidak bisa terbilang banyak, mungkin hanya mampu menampung 10-12 orang saja.



Cold Stone mempunyai cara khas dalam mengolah ice cream sebelum disajikan ke pengunjung. Pelayan akan mengambil beberapa scoop ice cream sesuai ukuran ice cream yang dipesan, lalu meletakkannya diatas meja batu dingin. Yup, meja dari batu yang didinginkan, sampai-sampai batunya sendiri ditutupi es.
Lalu pelayannya akan mengambil bahan-bahan pelengkap, seperti topping atau isian, lalu mereka akan mengulegnya, seperti menguleg bumbu gado-gado, ice cream dan segala topping serta isian diuleg diatas meja batu dingin sehingga jadi satu, lalu dimasukkan ke wadahnya.
Unik memang, dan dari cara pengolahan itulah nama Cold Stone berasal, dari meja batu dingin yang digunakan untuk mengolah ice cream. Meja itu berguna untuk menjaga temperatur ice cream tetap dingin saat diolah.

Oke, selain keunikan tersebut, Cold Stone mempunyai jenis-jenis signature ice cream andalan mereka yang tak akan bisa ditemui di ice cream shop lain lho.smile
The Signature Ice Cream Flavors
The Signature Ice Cream Flavors
Hmm...coba yang mana ya? Sepertinya semuanya enak-enak tongue
Biar adil, saya coba signature ice cream yang base ice creamnya chocolate dan vanilla masing-masing 2 saja. mad
Tentu sangat sayang bila mampir ke Cold Stone dan tidak mencoba signature ice creamnya.
Akhirnya saya pesan 4 signature ice cream dengan size Gotta Have It size @ 60K. Yuk cek reviewnya.
Cheesecake Fantasy
 Cheesecake Fantasy
Ini yang kata pelayannya adalah best seller di Cold Stone. Cheesecake Fantasy ini basicnya ice cream vanilla yang isiannya adalah Graham Crackers, blueberry dan strawberry. Bagi yang bingung Graham Crackers itu apa, sebenarnya Graham Crackers adalah bahan untuk crust (kulit kue kering) yang biasa ditemui di pie, dan terbuat dari gandum. Ketika dicampur di ice cream ini, memberi sensasi kriuk yang renyah, sedangkan strawberry dan blueberrynya memberi kadar keasaman yang menggelitik. Overall, tastenya ternyata menyatu dan enak sekali.
The Pie Who Loved Me
 The Pie Who Loved Me
Yang ini namanya unik sekali. The Pie Who Loved Me seperti plesetan dari film spionase ternama. Basicnya adalah ice cream vanilla dengan isiannya Graham Crackers, kepingan biskuit Oreo, dan Fudge yang merupakan campuran dari gula, mentega dan susu. Bisa dibilang signature ice cream yang ini crunchy, karena isiannya yang cenderung renyah. Overall, enak.
Chocolate Devotion
 Chocolate Devotion
Beralih ke flavor yang dicintai semua orang. Apalagi kalau bukan coklat. Signature ice cream berikutnya adalah Chocolate Devotion yang jelas dari namanya adalah all about chocolate.
Ice cream chocolate base yang diberi isian chocolate brownies, dan juga chocolate fudge. Buat para pecinta coklat, this is heaven. Rasa coklatnya benar-benar dominan karena isiannya. Ice cream coklatnya sendiri ada sedikit rasa bitter (pahit) jadi bila dikombinasikan dengan brownies dan fudgenya, it's a killer. Tidak eneg karena tidak terlalu sweet, masih dalam batas normal dan tidak over powering.
Mud Pie Mojo
 Mud Pie Mojo
The last but not least signature ice cream. It's Mud Pie Mojo. Ice cream chocolate base dengan isian kepingan biskuit Oreo. peanut butter jam (selai kacang), kacang almond panggang yang dicincang halus, dan juga chocolate fudge.
Dari nama cukup unik, mungkin menggambarkan selai kacangnya yang memang warnanya seperti mud (lumpur). Selai kacangnya sedikit salty (asin) dan memberi sensasi yang unik sekaligus enak ketika bertemu dengan ice cream coklatnya. Sensasi crunchy didapat dari kepingan biskuit Oreo dan kacang almond yang dicincang. This is my favourite. Enak.

Overall, menyandang status sebagai signature ice cream dari Cold Stone, ke 4 ice cream pesanan saya telah melakukan tugas dengan baik. They blew my mind away!
Rasa manis yang ditawarkan tidak strong, dan tidak over powering, sehingga menyantap ice cream Cold Stone dalam porsi besar seperti yang saya lakukan, tidak akan membuat perut eneg.
Kalau foodies termasuk penggila ice cream, Cold Stone bisa jadi destinasi idaman. Jangan lupa pesan dan coba signature ice cream mereka. It's a knock out. Trust me.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar