Pages - Menu

Selasa, 18 Februari 2014

Frites Fries

Kalau membaca tagline restoran Frites Fries seperti yang saya tulis untuk judul review ini memang agak menggelitik ya. Terambil dari proverb orang Barat sana (katanya) sepertinya menunjukkan keseriusan resto ini menggarap menu snack yang juga bisa mengenyangkan. 
Yup, french fries atau kentang goreng adalah andalan resto ini. Belgian Fries tepatnya, atau kentang goreng dari Belgia. Nah lho, apa lagi itu? mad
Lalu apa bedanya kentang goreng di Frites Fries dengan kentang goreng di resto fast food burger atau ayam goreng, bahkan dengan food stand yang menjual kentang goreng lainnya?


Saya biasanya lebih menyukai makanan dengan komposisi yang seimbang, maksud saya ada gizi-gizi yang seimbang, namun untuk beberapa review saya disini saya lebih suka "cheating" sedikit. Dan rasa penasaran akan Frites Fries itu yang memulai cheating day saya.
Well, berbekal rasa penasaran itu, saya menuju ke Frites Fries yang berlokasi di Gading Walk. Tepat sekali berseberangan dengan Kopitiam.
Resto ini terlihat dari luar sangat lucu. Tampilan depan dibuat seperti bagian depan sebuah rumah, dengan warna coklat kayu gelap mendominasi hampir seluruh bagian resto.
Seating area hanya sedikit, mungkin hanya mampu menampung 10-15 orang. Bisa dimaklumi karena area restonya sendiri sempit, dan mungkin pengunjung hanya beli untuk dinikmati sambil jalan-jalan.

Interior resto ini bagus. Sepertinya saat saya datang mereka masih memasang dekorasi Natal, walaupun sudah akhir Januari. Tapi selain itu interiornya tertata baik. Ada alunan musik juga yang menemani pengunjung menikmati makanan.
Christmas Decoration
Christmas Decoration
Kitchen Area
Kitchen Area
Choices of Dipping Sauces
Choices of Dipping Sauces
Seperti saya mention di awal review, apa yang membedakan Frites Fries dengan resto lain yang menyajikan kentang goreng? Jawabannya lihat di foto di atas.
Dipping Sauce. Beragam pilihan saus celup untuk kentang goreng bisa dicoba. Total ada 12 jenis dipping sauce yang bisa dicoba, mulai dari yang rasanya manis gurih sampai yang asin, dari yang BBQ sampai rasa seafood di saus tartar. Menggiurkan sekali untuk mencoba semuanya. Tapi sekali lagi, perut tidak mampu mengunyah kentang sebanyak itu dan halangan terbesarnya pun ada di bandrol harga yang agak pricey. Dengan harga rata-rata 30K untuk menu-menunya memang harus berpikir dua kali untuk mencoba semua varian dipping saucenya.
Oiya, Frites Fries bukan cuma soal fries lho. Menu-menu pilihan lain pun banyak tersedia, seperti keripik tortilla (disini dinamakan Chipies), sosis, ikan, mac 'n cheese, mozzarella cheese stick, dan juga ayam ada tersedia.

Okay, let see why we shouldn't joke about the potatoes.
Belgian Fries
 Belgian Fries
Dipping Sauces
 Dipping Sauces
Protagonis utama dari resto ini tentu Belgian Fries-nya. Saya pesan 2 porsiBelgian Fries @ 32K, yang artinya saya dapat 2 pilihan Dipping Sauce.
Sebenarnya kentang gorengnya sendiri sudah ada rasa. Gurih dan sedikit asin. Makan tanpa dipping saucenya sih sebenarnya tidak masalah, tapi itu tidak akan memberikan "the Frites Fries eating experience".
Pilihan dipping sauce saya adalah The Classic Demi Glace. Ini adalah saus celup yang dibuat dari kaldu sapi, dan sedikit ada rasa bawang didalamnya. Rasanya enak. Boleh dicoba pesan saus ini, openricers.
Pilihan dipping sauce saya yang kedua adalah The Original Mayo. Rasanya ya seperti mayonaise pada umumnya. No difference than any other mayo sauce I've tasted before. Ya memang ini pilihan yang sedikit saya sesali, karena saya sebenarnya ingin mencoba rasa-rasa unik yang belum pernah saya coba, seperti Fry Sauce, Rachaa, Honey Mustard, dan Chipotle.

Puas menikmati sang protagonis, mari coba the side kick character.
Mozzarella Cheese Sticks
 Mozzarella Cheese Sticks
Mozzarella Cheese Sticks seharga 28K adalah cheese stick yang dilumuri dengan saus keju mozzarella. Rasanya super nyummy. Terutama karena kejunya tidak terlalu berat sehingga tidak eneg. 1 porsi Mozzarella Cheese Sticks berisi 5 pcs cheese sticks. Untuk makan sendiri sudah lebih dari cukup.
Chipies
 Chipies
Keripik tortilla yang dibumbui dengan cabe bubuk ini diberi nama Chipies dan dibandrol seharga 30K. Keripiknya tipis dan renyah. Rasanya sedikit agak plain, dan cabe bubuknya tidak begitu pedas. Namun lumayan enak bila dicelup dengan dipping sauce dari kentang gorengnya.

Frites Fries juga menyediakan minuman yang boleh direfill terus hanya dengan sekali bayar. Eits, bukan teh tawar lho. Tidak main-main, Ice Lemonade, dan Ice Latte Nescafe bisa openricers refill sepuasnya hanya dengan membayar 15K. What an offer, right?!
Saya disini sayangnya tidak pesan minuman tersebut. Saya pesan Minute Maid Pulpy seharga 13K.
Minute Maid Pulpy Orange
 Minute Maid Pulpy Orange
Yup, again another bad choices I've made. Tapi saya pikir setelah melahap menu-menu berkolesterol barusan lebih baik diimbangi dengan minuman dari buah segar, betul toh?

Overall conclusion, this is a well-deserved cheating day for me. A little bit of fat sometimes won't kill you, hehe.
Rasa kentang goreng boleh diadu dengan resto lain, namun keunggulan Frites Fries adalah beragam varian dipping sauce yang tidak akan openricers temui di resto lain. Kentang yang tebal dan besar dan porsi yang lumayan mungkin bisa mentoleransi harga yang memang pricey. Belum lagi minuman yang bisa direfill sepuasnya, itu adalah nilai tambah yang bisa menggeser penilaian bahwa resto ini terlalu overpriced. Menu-menu lain pun tak kalah enak dari si protagonis. Jadi saya pasti akan kembali untuk mencoba dipping sauce lainnya, atau mungkin mencoba menu mac 'n cheese dan juga sosisnya yang terlihat sangat menggiurkan. There's always an excuse for another cheating day. tongue

Tidak ada komentar:

Posting Komentar